Langsung ke konten utama

Cegah Jamur dan Lumut dengan Weldon Alkali Sealer


Beberapa masalah pengecatan muncul disebabkan karena tidak mengaplikasikan cat dasar saat proses pengecatan. Padahal menggunakan cat dasar akan membuat hasil pengecatan lebih maksimal dan cat akhir yang digunakan pun bisa lebih hemat.

Weldon Alkali Sealer, adalah produk PT. Citra Warna Abadi yang diperuntukkan untuk lapisan dasar cat tembok. Diformulasikan untuk menahan munculnya garam alkali tembok, sehingga mencegah timbulnya jamur dan lumut. Weldon Alkali sealer juga berfungsi untuk menutup pori-pori tembok, sehingga hasil cat di atasnya lebih rata.

Weldon Alkali Sealer mampu menambah daya rekat serta meningkatkan daya tutup cat diatasnya, sehingga warna yang dihasilkan lebih maksimal dan tahan lama.

Cara aplikasi Weldon Alkali Sealer cukup mudah, encerkan dengan air bersih maksimal 20% dan aduk hingga rata. Pastikan permukaan tembok dalam keadaan bersih dan benar-benar kering ( pH < 8, kadar air < 17 ). Aplikasikan Weldon Alkali Sealer yang sudah diencerkan dengan roller atau kuas secara merata sebanyak 1 lapis kemudian biarkan kering. 

Spesifikasi

  • Tipe Produk : Water Based
  • Tampilan : Doff
  • Daya Sebar : 8-10 m2/kg (1x lapis menggunakan roll)
  • Kering Sentuh (30°C) : 30 menit, dengan catatan sirkulasi udara baik
  • Kering Total (30°C) : 2 jam, dengan catatan sirkulasi udara baik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad