Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash

Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya?

Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ;

  1. Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi)
  2. Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi
  3. Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer 
  4. Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat
  5. Kualitas cat yang digunakan rendah

Nah, berikut cara mengatasinya :

  1. Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar
  2. Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi
  3. Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering
  4. Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering

Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan :

  • Cek kadar kandungan alkali pada tembok dengan protimeter
  • Aplikasikan juga cat dasar atau alkali resisting primer untuk mencegah timbulnya garam alkali yang berlebih
  • Perhatikan sirkulasi udara dalam ruangan dan usahakan tetap mendapat sinar matahari yang cukup

sumber : edupaint

Komentar

  1. Sudah saya lakukan, bahkan dengan alkali killer juga masih muncul bercak putih berwujud kapas.

    BalasHapus
  2. lembab pengaruh yang utama mau pake cat apa aja lembab ya pasti keluar...hukum alam kayanya

    BalasHapus
  3. selain diamplas, ada cara lain? atau bisa langsung ditimpa dengan cat waterproof?

    BalasHapus
  4. Sehari sebelumnya tembok kamar baru selesai saya Cat bahkan beberp x lapis tp besok paginya bercak" Putih itu sdh muncul padahal catnya saya campur air hny sedikit.. Adakah solusi tentang ini?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb...

Cek Dulu Tingkat Kelembaban Dinding Sebelum Mengecat !

Mengecek tingkat kelembaban dinding sebelum proses pengecatan sangat penting untuk dilakukan. Hal ini untuk mencegah timbulnya masalah di kemudian hari, seperti jamur atau bercak-bercak pada permukaan tembok. Nah berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek tingkat kelembaban dinding. 1. Perkiraan Waktu Pengeringan Mengecek kelembaban dinding bisa kita lakukan dengan memperkirakan waktu pengeringan semen yang digunakan. Dalam kondisi dan cuaca normal, semen konvensional membutuhkan waktu sekitar 3 minggu, sedangkan untuk semen instant butuh waktu sekitar 1 minggu. Jika kondisi cuaca cukup lembab dan suhu rendah, waktu pengeringan membutuhkan waktu yang lebih lama. 2. Kasat Mata Acian tembok yang sudah kering akan terlihat lebih terang, sedangkan jika masih lembab warna acian tembok terlihat lebih gelap/tua. 3. Alumunium Foil Siapkan lembaran alumunium foil ukuran 20 x 20 cm,tempelkan pada permukaan dinding dengan lakban, biarkan selama 24 jam. Setelah 24 ...

Inspirasi Warna Hijau untuk Desain Interior

Warna hijau dipercaya sebagai warna yang bisa menciptakan suasana yang menenangkan, asri dan damai. Warna hijau juga diyakini bisa memberikan efek penyembuhan dan menurunkan stres. Tak heran jika banyak orang memilih warna hijau sebagai salah satu warna untuk mendekorasi interior hunian mereka. Tertarik mendekorasi rumah Anda dengan warna hijau ? Dihimpun dari berbagai sumber berikut adalah beberapa ide desain interior dengan sentuhan warna hijau. Hijau dan Putih Padukan warna hijau pastel dengan tembok berwarna putih dan perabot berwarna kayu atau silver untuk membuat dapur lebih segar dan meningkatkan mood Anda saat memasak.  pic : pinterest pic : pinterest pic : pinterest Hijau dan Coral Dinding ruang tamu berwana hijau yang lembut dipadukan dengan furniture berwarna coral akan menciptakan kesan hangat dan damai.  pic : pinterest Perpaduan Hijau dan Coklat Hijau dan coklat adalah warna yang dekat dengan alam. Menggabungkan kedua warna dalam suatu ruangan adalah pilihan yang...