Langsung ke konten utama

Genteng Bersih dan Indah Dengan Weldon Genteng

Pic : weldon.co.id

Hunian yang indah dan nyaman menjadi dambaan setiap orang. Hal ini ditentukan dari berbagai aspek, salah satunya adalah warna genteng. Genteng atau atap adalah bagian rumah yang paling luar, mudah dilihat dan juga rentan serangan cuaca seperti hujan dan panas. Oleh karena itu butuh cat pelapis yang bisa membuat genteng menjadi lebih indah dipandang namun juga tahan terhadap serangan cuaca, jamur dan lumut.

Weldon Roof Paint, cat berbahan dasar acrylic dengan ketahan yang baik terhadap cuaca, jamur dan lumut. Cat ini akan menjaga permukaan genteng Anda tetap bersih dan awet. Memiliki banyak pilihan warna, Weldon Genteng bisa diaplikasikan di semua jenis genteng, baik genteng tanah liat, beton maupun galvalum.

Weldon Genteng sangat mudah diaplikasikan menggunakan kuas, roller atau alat spray dengan pengenceran air maksimal 10%. Daya sebar yang cukup luas yakni 7-10 m2, sehingga bisa menghemat budget.

Petunjuk Pengecatan Genteng :
  1. Pastikan permukaan genteng bersih dari debu dan kotoran yang melekat. Bila terdapat minyak atau noda lemak, bersihkan dengan Thinner dan lap hingga bersih.
  2. Untuk permukaan genteng lama, bila terdapat jamur atau lumut, bersihkan dengan kaporit 10-30% tergantung kondisi genteng menggunakan sikat atau kuas.
  3. Siram dengan air bersih agar kotoran langsung terlepas. Biarkan genteng benar-benar kering.
  4. Siapkan cat genteng sesuai warna pilihan Anda, kemudian encerkan dengan air bersih sesuai petunjuk pemakaian. Aplikasikan secara merata cat  dengan kuas/roller/spray ke seluruh permukaan genteng kemudian biarkan kering selama kurang lebih 2 jam.
  5. Setelah lapisan pertama kering, aplikasikan lapisan kedua secara merata untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kemudian biarkan genteng benar-benar kering.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad