Langsung ke konten utama

Ciptakan Hunian Indah dan Ramah Anak dengan Rangkaian Cat Belazo


Pic : Freepik
Hunian yang indah dan cantik menjadi dambaan semua orang. Tapi bukan hanya cantik, hunian yang baik juga harus aman dan nyaman bagi penghuninya terutama bagi anak-anak. 

Anak-anak cukup rentan dengan zat kimia yang terkandung dalam beberapa perabot dan bagian rumah, misalnya pada cat tembok dan furniture. Oleh karenanya, kita harus bijak dalam memilih produk cat agar tidak membahayakan orang-orang yang kita sayangi.

Pada bagian interior rumah, sebaiknya gunakan cat waterbased karena tidak memerlukan thinner sebagai pengencer. Kandungan zat kimia yang biasa disebut VOC dalam thinner akan cukup berbahaya bila terhirup di waktu yang cukup lama.

Indaco Warna Dunia menciptakan rangkaian produk pengecatan interior yang aman dan ramah anak dengan pilihan warna yang beragam, seperti Belazo Maxima, Belazo Kidzdream dan Belazo A.G.E.

Belazo Maxima adalah cat premium khusus interior berbahan dasar air dengan aroma lavender yang memberikan formula aromatherapy untuk ruangan Anda. Colour & Dirt Shield Technology dalam Belazo Maxima, membuat tembok tidak mudah kotor karena sifatnya menolak debu dan kotoran menempel serta menjaga warna tahan lama.

Biarkan si kecil mencurahkan keatifitasnya tanpa khawatir dinding kotor dengan Belazo Kidzdream. Anti Graffiti  Technology yang dimiliki Belazo Kidzdream, memberikan lapisan pelindung cat anti noda dan coretan sehingga dinding mudah dibersihkan.

Belazo A.G.E - cat multifungsi untuk besi, kayu dan beton aman untuk diaplikasikan pada mainan anak-anak, furnitur & perabot dalam interior rumah Anda.

Ketiga produk Belazo di atas sudah lulus uji kualitas dan memperoleh sertifikat Singapore Green Label, tanpa timbal dan merkuri, kandungan VOC rendah sehingga aman bagi lingkungan dan juga anak-anak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad