Langsung ke konten utama

3 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Cat Kayu


Penggunaan kayu sebagai material hunian seperti pintu, jendela dan furniture memang masih sangat diminati. Warna kayu memang cocok untuk semua gaya mulai dari desain minimalis, vintage, klasik, mediteranian hingga modern. Untuk membuat elemen dan furniture kayu lebih awet dan terlihat indah, permukaan kayu perlu dilapisi cat kayu.

Sebelum memilih cat kayu, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut agar keindahan alami dari kayu sendiri tidak hilang dan rusak. 

1. Jenis Kayu

Setiap jenis kayu memiliki serat dan kandungan kimia yang berbeda. Misalnya saja kayu jati yang memiliki serat dan tekstur yang cantik, akan lebih baik dilapisi menggunakan cat kayu berbahan dasar air dan transparant. Dengan demikian, keindahan serat & tekstur kayu nya tetap terekspos.

Sebaliknya, untuk jenis kayu yang memiliki serat, tekstur dan warna tidak merata sebaiknya menggunakan cat warna solid. Cat kayu solid memiliki kepekatan yang tinggi sehingga bisa menutupi serat dan tekstur yang tidak merata dengan sempurna.

2. Posisi Penempatan Furniture

Perhatikan dimana furniture kayu ditempatkan, apakah di luar ruangan atau di dalam ruangan. Misalnya saja untuk pagar rumah kayu, pilih cat kayu khusus eksterior yang tahan terhadap cuaca seperti sinar matahari, hujan dan angin sehingga kayu tidak mudah lapuk, ditumbuhi jamur atau lumut. Sedangkan untuk furniture seperti kursi, meja atau lemari cukup menggunakan cat kayu politur.

Penerangan/cahaya juga akan mempengaruhi pemilihan warna cat. Untuk furniture kayu yang diletakkan di ruangan minim cahaya, sebaiknya pilih warna cat yang terang dan sebaliknya, jika furniture diletakkan di ruangan yang cukup terang sebaiknya pilih warna cat kayu yang gelap atau netral.

3. Cara Aplikasi

Seperti jenis cat yang lain, cat kayu cara aplikasinya bisa menggunakan kuas dan alat semprot.
Untuk furniture kayu yang memiliki detail rumit seperti ukiran sebaiknya menggunakan cat kayu yang bisa diaplikasikan menggukan alat semprot. Sedangkan untuk permukaan kayu yang rata/datar , bisa diaplikasikan menggunakan kuas.

sumber : dekoruma




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb...

Cek Dulu Tingkat Kelembaban Dinding Sebelum Mengecat !

Mengecek tingkat kelembaban dinding sebelum proses pengecatan sangat penting untuk dilakukan. Hal ini untuk mencegah timbulnya masalah di kemudian hari, seperti jamur atau bercak-bercak pada permukaan tembok. Nah berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek tingkat kelembaban dinding. 1. Perkiraan Waktu Pengeringan Mengecek kelembaban dinding bisa kita lakukan dengan memperkirakan waktu pengeringan semen yang digunakan. Dalam kondisi dan cuaca normal, semen konvensional membutuhkan waktu sekitar 3 minggu, sedangkan untuk semen instant butuh waktu sekitar 1 minggu. Jika kondisi cuaca cukup lembab dan suhu rendah, waktu pengeringan membutuhkan waktu yang lebih lama. 2. Kasat Mata Acian tembok yang sudah kering akan terlihat lebih terang, sedangkan jika masih lembab warna acian tembok terlihat lebih gelap/tua. 3. Alumunium Foil Siapkan lembaran alumunium foil ukuran 20 x 20 cm,tempelkan pada permukaan dinding dengan lakban, biarkan selama 24 jam. Setelah 24 ...

CAT TEMBOK WELDON

Weldon Wallpaint Weldon Wallpaint – Cat tembok berbasis styrene acrylic yang memiliki keunggulan tahan dengan semua iklim, sesuai dengan daerah tropis dengan hasil yang sempurna. Weldon wallpaint cocok untuk diaplikasikan di segala permukaan tembok dan plafon dengan beragam warna yang anggun dan indah. KEUNGGULAN Banyak pilihan warna warna yang menarik Daya tutup bagus Mudah dibersihkan dari noda Daya sebar maksimum PETUNJUK DAN SARAN PEMAKAIAN : Pastikan permukaan yang akan dicat sudah dalam keadaan benar-benar kering (proteimer 17-19% dengan pH<9 ) dan bersih dari berbagai material yang menganggu seperti kotoran, minyak, lilin, jamur maupun lumut. Pada permukaan tembok lama ( sudah pernah dicat ) lakukan pengerokan bila diperlukan. Amplas permukaan sampai halus dan bersih. Aplikasikan Welldon wallpaint menggunakan kuas, roll maupun alat semprot. Daya sebar optimum antara 5-6 m2/meter per lapis.  Bila akan diaplikasikan lapisan berikutnya, berikan ja...