Langsung ke konten utama

Cara Menghilangkan Karat Pada Besi

Pic : Freepix
Karat yang muncul pada furniture dan perabotan rumah membuat tidak nyaman dipandang mata. Karat sendiri muncul karena terdapat uap air atau udara yang lembab, uap garam dan asam di udara, permukaan logam/besi yang tidak rata atau bisa juga karena singgungan logam satu dengan logam lainnya.

Menghilangkan karat pada besi sebenarnya cukup mudah, beberapa bahan pun bisa dengan mudah kita temukan di rumah. Nah, bahan apa saja yang bisa kita gunakan untuk menghilangkan karat dan bagaimana cara aplikasiny? Simak ulasan berikut ya !

1. Garam, Soda Kue dan Lemon
Campurkan setengah sendok garam, setengah  sendok soda kue dan perasan air lemon dan diamkan selama kurang lebih dua jam. Kemudian oleskan ke benda yang berkarat menggunakan kuas, diamkan beberapa saat hingga karat pada besi mulai mengelupas/hilang. Lakukan hingga karat benar-benar hilang.

2. Cuka
Caranya cukup tuangkan atau oleskan cuka pada benda yang berkarat dan diamkan sekitar 24 jam. Kemudian gosok dengan spon atau sikat berbahan alumunium foil untuk mempercepat pengelupasan.

3. Amplas
Alat pertukangan serbaguna ini juga bisa menjadi alat untuk menghilangkan karat yang cukup ampuh. Gosok-gosok permukaan yang berkarat dengan amplas, usahakan tidak terlalu keras agar tidak merusak permukaan besi

4. Kentang dan Sabun Pencuci Piring
Potong kentang menjadi beberapa bagian, kemudian tumbuk atau blender hingga halus. Campurkan kentang yang sudah dihaluskan dengan sabun pencuci piring, aduk hingga tercampur rata. Oleskan pada benda yang berkarat, biarkan beberapa saat hingga meresap pada bagian yang berkarat. Setelah itu gosok dengan spon berbahan alumunium foil, kemudian bersihkan dengan kain lap kering.

5. Minuman Soda
Tuangkan minuman bersoda ke dalam sebuah wadah, kemudian rendam barang yang berkarat ke dalam wadah tersebut. Diamkan hingga karat benar-benar rontok dan hilang. Jika karat sudah hilang, segera lap dengan kain lap basah dan keringkan dengan kain lap kering.

6. Asam Sitrat
Asam sitrat bisa dengan mudah didapatkan di toko kue. Cara penggunaannya adalah campur asam sitrat dengan air hangat dalam sebuah wadah. Kemudian masukan barang yang berkarat ke dalam wadah tersebut. Diamkan hingga karat-karat melunak dan mulai mengelupas, selanjutnya bersihkan dengan spon atau sikat berbahan alumunium foil.

7. Rust Remover
Bila karat cukup banyak dan susah dibersihkan misalnya pada pagar rumah, Anda bisa menggunakan cairan penghilang karat Indaco Rust Remover. Aplikasikan Rust Remover dengan kuas atau lap kering pada permukaan yang berkarat, biarkan Rust Remover bekerja hingga kering. Kemudian bersihkan dengan amplas atau sikat logam hingga karat benar-benar hilang. Indaco Rust Remover juga berfungsi membuat lapisan anti karat sehingga mencegah timbulnya karat.


Sumber : Dekoruma & Indaco Warna Dunia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad