Langsung ke konten utama

Tetap Produktif Saat Work From Home Karena Covid-19

Work From Home
Dalam upaya mencegah penularan virus corona (covid-19), beberapa perusahaan sudah memberlakukan Work From Home sesuai himbauan pemerintah.

Walaupun kerja dari rumah bukan berarti kita menjadi bersantai dan pekerjaan menjadi terbengkalai. Agar tetap produktif, kita bisa melakukan hal-hal berikut agar waktu yang kita miliki bisa lebih efektif dan maksimal.

1. Jalankan Rutinitas Pagi Seperti Biasa
Bangun pagi seperti biasa,  tapi jangan langsung membuka laptop atau mengecek email. Siapkan diri dengan mandi, ganti baju, merapikan diri dan sarapan pagi. Karena tidak perlu pergi ke kantor, kamu memiliki waktu pagi yang cukup untuk melakukan olahraga kecil, seperti jogging atau jalan kaki di sekitar rumah.

2. Jadwalkan Meeting Online
Jika perusahaanmu mengharuskan meeting online saat sedang kerja dari rumah. Usahakan untuk melakukannya saat pagi sebelum mengerjakan pekerjaan harian. Hal ini bisa membuat kamu lebih fokus dan aware akan pekerjaan yang harus dilakukan.

3. Rapikan Ruang Kerja
Saat bekerja di rumah, sebisa mungkin hindari bekerja di atas kasur. Bekerjalah di meja kerja, atau di ruang yang sepi dan tenang agar kamu tetap fokus dan tidak terbawa suasana santai, sehingga membuat produktifitas menurun

4. Punya Jam Kerja Reguler
Meskipun kerja dari rumah, pastikan kamu bisa mengatur waktu dengan baik. Kapan saatnya kamu bekerja dan kapan waktunya kamu istirahat. Usahakan tidak menunda pekerjaan dan jang lupa untuk makan siang seperti biasa dengan mengonsumsi makanan sehat.

5. Buat To Do List
Suasana di rumah dan di kantor jelas berbeda, hal itu tentu akan membuat kita bingung apa yang harus dikerjakan dan apa yang belum diselesaikan. Oleh karena itu, buatlah list/daftar pekerjaan sehari sebelumnya. Hal ini akan sangat membantu kamu menjadi lebih fokus dan produktif.

Bekerja dari rumah terkadang memang membosankan. Kalau sudah mulai bosan, kamu bisa refresh dengan jalan-jalan di sekitar rumah.

Dan hal yang perlu diingat , tujuan dari Work From Home adalah untuk mencegah penularan virus corona semakin luas. Oleh karena itu patuhi himbauan dari pemerintah, hindari bepergian atau keramaian dan tetap jaga kesehatan.

Sumber : koinworks.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad