Langsung ke konten utama

NIPPON WEATHERBOND - CAT EKSTERIOR UNTUK CUACA EKSTRIM

Cat Eksterior Nippon Weatherbond

Keadaan cuaca yang tidak menentu, panas begitu terik kemudian tiba-tiba hujan atau sebaliknya tentu saja akan berpengaruh pada keadaan cat tembok terutama pada bagian luar ruangan. Dibutuhkan perlindungan khusus agar warna cat tetap tahan lama dan tahan dari serangan jamur dan lumut.

Nippon Paint Indonesia terbukti selalu menghasilkan produk pengecatan dengan kualitas dan formulasi pelindungan maksimal, salah satunya adalah Nippon Weatherbond.

Nippon Weatherbond adalah cat eksterior yang diformulasikan khusus dengan menggandakan kekuatan dan daya tahan terhadap cuaca ekstrim. Berbahan dasar resin emulsi akrilik, Nippon Weatherbond memiliki ketahan yang tinggi terhadap kotoran, jamu, alga, pengelupasan dan alkali. Selain itu, produk ini mudah diaplikasikan dan menghasilkan permukaan yang halus, rata serta daya sebar luas.

Apa Keunggulannya ?
- Formulasi Anti-Weather Technology
- Warna Lebih Tahan Lama (Colour Protect)
- Tahan Jamur dan Lumur
- Anti Kapur dan Pengelupasan

Aplikasi Data
Jumlah Lapis : 2 (dua) lapis
Daya Sebar Teoritis : 11-13 m2/liter/lapis
Interval Pengecatan : 3 Jam

Dapatkan Nippon Weatherbond di Toko Cat Warna Abadi terdekat di kota Anda atau bisa pesan melalui toko online kami di Tokopedia, Bukalapak & Shopee.

sumber : nipponpaint-Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad