Langsung ke konten utama

Mengenal Jenis-Jenis Cat Tembok

5 Jenis Cat Tembok



Sebagai orang awam, mungkin kita hanya tahu jenis cat tembok berdasarkan peruntukannya saja, yaitu cat eksterior dan interior. Namun ternyata, ada beberapa jenis cat  jika dilihat dari tampilan hasil akhir pengecatan dan berikut ulasannya.

1. Tipe Matte atau Flat

Jenis cat tembok ini sering disebut cat matte. Ciri khas dari cat ini adalah tingkat kilau yang rendah namun terlihat lembut dan menyatu dengan tembok. Keuntungan lain dari cat ini adalah bisa menyembunyikan bagian plesteran dinding yang kurang rapi seperti tonjolan atau retakan kecil.

Kekurangan dari jenis cat ini adalah jika terkena noda akan sulit dibersihkan. Cat ini tidak cocok untuk digunakan pada ruang dapur atau kamar mandi. Cat ini bisa diaplikasikan pada bagian plafon, ruang tamu atau kamar tidur.

2. Tipe Egg Shell

Memiliki tampilan yang menyerupai kulit telur, sedikit bertekstur namun tetap halus ketika disentuh. Dibandingkan dengan cat tipe matte, cat egg shell jauh lebih mudah dibersihkan dan tidak terlalu memantulkan cahaya. Cat ini cocok untuk diaplikasikan pada ruang keluarga, ruang tamu, kamar tidur dan bagian indoor lainnya.

3. Tipe Satin

Tipe cat yang memberikan kesan teduh dan mewah. Cat tipe satin memiliki tampilan tidak glossy ( mengkilap ) namun juga tidak terlalu melekat seperti halnya matte. Jenis cat ini juga cocok untuk diaplikasikan pada bagian interior, seperti ruang tamu, ruang tidur atau bisa juga untuk ruang galeri dan restaurant.

4. Tipe Semi Gloss

Cat semi gloss memiliki daya tahan warna lebih bagus disbanding ketiga jenis cat sebelumnya. Namun cat jenis ini cukup banyak memantulkan cahaya, sehingga akan jelas menampilkan tekstur atau tonjolan pada dinding.

Kelebihan dari jenis cat ini adalah cukup tahan terhadap air dan mudah dibersihkan, sehingga cocok untuk diaplikasikan pada kamar mandi, dapur, ruang cuci, atau bagian luar ruangan ( eksterior).

5. Tipe Glossy

Jenis cat yang satu ini memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih banyak dibanding jenis cat lainnya dan juga lebih mudah dibersihkan. Hasil akhir dari cat ini akan menampilkan warna yang kuar dan berkilau sehingga terkesan glamour dan mewah.

Cat ini bisa diaplikasikan baik untuk interior maupun eksterior. Untuk  ruang interior, seperti  ruang tamu atau ruang keluarga, sebaiknya tidak memilih warna-warna yang mencolok.

Nah, setelah membaca ulasan di atas, kini saatnya menentukan jenis cat apa yang ingin diaplikasikan untuk hunian tercinta Anda. Jika masih bingung,  jangan sungkan untuk bertanya kira-kira jenis cat apa yang cocok dan bagus untuk rumah Anda ketika belanja di Toko Cat.

sumber : rumahlia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad