Langsung ke konten utama

Fungsi Cat Dasar Tembok


Kenapa Harus Pakai Cat Dasar Tembok?

Mungkin sebagian besar dari kita memilih untuk tidak menggunakan cat dasar saat proses pengecatan tembok. Padahal fungsi dari cat dasar sendiri tidak bisa kita sepelekan begitu saja. Selain mempengaruhi hasil pengecatan, penggunaan cat dasar sebenarnya juga menghemat budget. Nah, sebenarnya apa saja fungsi  dari cat dasar, sehingga begitu penting diaplikasikan sebelum cat tembok?
1. Mencegah Timbulnya Garam Alkali
Zat alkali yang biasanya terdapat pada semen atau batu bata akan memicu berbagai masalah cat tembok. Dengan mengaplikasikan cat dasar, kita bisa mencegah zat-zat tersebut merusak cat tembok.
2. Menambah Daya Rekat Cat Tembok
Aplikasi cat dasar membuat daya rekat cat tembok di atasnya lebih baik sehingga hasil cat di atasnya lebih maksimal dan tidak mudah terkelupas karena paparan sinar matahari maupun cuaca.
3. Menutup Pori-Pori Tembok
Tembok yang belum di finishing cenderung memiliki permukaan yang berpori dan tidak rata sempurna. Penggunaan cat dasar akan membantu menutup pori-pori tembok dan membuat permukaan lebih rata dan halus.
4. Membuat Warna Cat Tembok Lebih Sempurna
Warna tembok acian, batu bata dan material dinding yang lain akan mempengaruhi hasil warna cat tembok. Sifat netral dari cat dasar yakni putih transparan akan membuat warna cat di atasnya lebih maksimal dan sempurna. Banyak orang memilih melapisi dinding hingga berkali-kali dengan cat tembok untuk mendapatkan warna sesuai keinginan mereka. Padahal hal ini bisa diatasi dengan mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu.
sumber : dekoruma

Komentar

  1. Terimakasih atas info di atas, untuk itu “JANGAN LUPA KUNJUNGI WEBSITE KAMI”
    https://aik.co.id/
    dan kunjungi link terkait di bawah ini
    https://aik.co.id/artikel/5-fungsi-cat-dasar-tembok/

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas info di atas, untuk itu “JANGAN LUPA KUNJUNGI WEBSITE KAMI”
    https://kontraktorjogja.co.id/
    dan kunjungi link terkait di bawah ini
    https://kontraktorjogja.co.id/5-yang-perlu-di-ketahui-dari-fungsi-cat-dasar-tembok/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad