Langsung ke konten utama

Tips Menata Ruang Tamu Menyambut Lebaran

Menata Ruang Tamu Sambut Lebaran

Sumber Gambar : pixabay.com
Tidak terasa kita sudah berada di penghujung Ramadhan, saatnya mendekorasi ulang rumah untuk menyambut Lebaran yang tinggal menghitung hari. Ruang tamu menjadi ruang utama dimana para sanak keluarga, kerabat dan tetangga akan berkumpul menghabiskan waktu bersama.
Pada moment ini, ada baiknya membuat ruang tamu menjadi lebih segar, lega dan cukup terang. Agar lebih efektif, ada baiknya singkirkan terlebih dahulu pernak-pernik dekorasi dan barang –barang yang tidak diperlukan di ruang tamu.
  • Pilih Warna Cat Dinding yang Segar
Cat Dinding tentu menjadi fokus atau perhatian utama dalam hal ini. Jika cat dinding sudah mulai pudar atau mengelupas, ada baiknya segera lakukan pengecatan ulang. Pilih warna cat yang segar/terang, seperti biru atau hijau muda. Singkirkan atau tutup sofa, meja dan furniture yang ada, agar tidak terkena cipratan cat, debu atau kotoran saat proses pengecatan.
  • Buat Area Duduk yang Nyaman
Tentu Anda bisa memperkirakan berapa banyak tamu yang akan datang ke hunian Anda. Hal ini penting, karena dengan begitu Anda bisa mempersiapkan tempat duduk seperti kursi atau sofa yang cukup dan nyaman untuk para tamu.
Selain tempat duduk, Anda juga harus memilih perabot apa yang dipajang agar tidak membuat ruangan terkesan sumpek.
  • Meja untuk Tempat Camilan
Lebaran identik dengan kue kering, siapkan camilan dalam toples atau wadah penyimpanan lainnya yang seragam agar terlihat apik. Nah, meja yang tepat untuk menaruh segala macam camilan itu sebaiknya meja seperti apa? Dikutip dari laman dekoruma.com, disarankan untuk menggunakan meja kopi atau coffe table yang lebih rendah dari meja biasanya sehingga cocok untuk disandingkan dengan sofa.
  • Tambahkan Pencahayaan bila Diperlukan
Saat siang hari, cahaya ruangan mungkin sudah cukup di dapatkan dari sinar matahari yang masuk melalui jendela. Namun saat sore tiba, cahaya mulai berkurang dan terkesan gelap apalagi jika ruangan memiliki langit-langit tinggi. Ada baiknya memberikan tambahan pencahayaan dengan memasang lampu gantung untuk menambah caya ruangan sekaligus menghangatkan suasana berkumpul bersama sanak saudara dan kerabat tercinta.
  • Susun Rapi Kabinet dan Tempat Penyimpanan
Setelah selesai menata ruang tamu dan furniture yang diperlukan, saatnya merapikan segala pernak-pernik yang tadinya disingkirkan. Pilih rak display atau cabinet  sesuai dengan ukuran ruang tamu. Letakkan pernak-pernik atau barang koleksi secukupnya saja, agar tidak membuat ruangan terlihat penuh dan sesak.
  • Bersih- Bersih
Setelah penataan selesai, tahap terakhir adalah bersih-bersih . Bersihkan sisa-sisa debu, kotoran yang ada. Sapu, pel, kain lap dan vacuum cleaner wajib Anda siapkan untuk membersihkan ruangan secara menyeluruh.
Sekarang ruang tamu sudah terlihat lebih segar, lega dan nyaman,siap untuk menyambut para tamu yang datang berkunjung saat Hari Raya tiba.
Sumber : Dekoruma

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad