Langsung ke konten utama

Tren Warna Cat Rumah Minimalis 2019


Pilihan warna bisa mencerminkan karakter seseorang, begitu juga dengan pemilihan warna cat rumah. Warna tidak hanya sebagai pelengkap eksterior atau interior rumah, tetapi juga mencerminkan karakter penghuninya.

Tren warna rumah juga selalu berubah dari tahun ke tahun, menyesuaikan kebutuhan dan selera. Bagi Anda pecinta gaya rumah minimalis, yuk simak perkiraan tren warna untuk rumah minimalis di tahun 2019 ini!
  • Hazelnut
Warna hazelnut memberikan kesan dan nuansa hangat untuk interior rumah Anda. Warna krim muda yang klasik akan mudah dikombinasikan dengan furniture dan elemen dekor.
  • Abu Lilac
Warna abu-abu merupakan pilihan warna rumah yang tak pernah ditinggalkan dan menjadi favorit. Untuk tahun 2019, prediksi warna abu dengan undertone ungu akan cukup booming. Warna ini akan menjadikan ruangan terasa lebih hangat, netral dan ceria.
  • Hijau Tua
Jika ruangan Anda cukup besar dan memiliki penerangan yang baik, warna hijau tua bisa menjadi pilihan yang tepat. Warna hijau tua memberikan kesan botanic alami, nyaman dan berkarakter kuat.
  • Pastel Netral
Warna pastel dengan nuansa netral, kalem dan bertekstur kasar diprediksi akan lebih disukai tanpa harus membedakan fungsi ruangan ataupun jenis kelamin. Warna ini akan cocok digunakan di dapur, kamar mandi atau pun backdrop ruangan bertema minimalis modern.
  • Biru
Selain warna abu-abu, biru juga menjadi salah satu warna yang tidak pernah ditinggalkan dari tahun ke tahun. Untuk tahun 2019 ini, warna biru yang cenderung ke warna muda seperti biru es, biru abu-abu dan biru pucat akan cukup diminati untuk warna interior.
  • Mustard
Warna mustard memberikan kesan smart dan elegan. Pilihlah warna mustard yang netral dan aplikasikan dalam dosis yang kecil. Misalnya hanya pada satu bidang dinding saja, dibandingkan seluruh ruangan.
  • Clay
Clay memiliki beberapa variasi gradasi seperti beige, coklat muda, karamel, terakota, cengkeh hingga oranye tua. Warna-warna itu cenderung netral dan tidak terlalu dominan. Anda bisa mencoba menggunakan warna ini pada beberapa bidang dinding sebagai aksen atau backsplash.

Nah, bagaimana dengan beberapa pilihan warna di atas ? Apakah sudah cukup memberikan ide dan referensi untuk memperbarui dan memperindah rumah Anda di tahun 2019 ini ?

sumber : dekoruma

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad