Langsung ke konten utama

Penyebab dan Solusi Cat Tembok Mengelupas


Cat tembok mengelupas merupakan salah satu masalah pengecatan yang dialami sebagian besar atau bahkan setiap orang. Namun tidak banyak orang yang tahu apa penyebabnya padahal proses pengecatan belum lama dilakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan cat tembok cepat mengelupas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasinya.

Penyebab :
  1. Mengecat tembok dalam keadaan belum benar-benar kering dan tidak menggunakan cat dasar, dan juga penggunaan dempul atau plamir berkualitas rendah.
  2. Pengecatan dilakukan di atas permukaan yang kotor dan berminyak.
  3. Pada permukaan yang sudah pernah dicat, pengecatan dilakukan dalam keadaan cat sudah mengapur sehingga daya rekatnya turun.
  4. Kondisi lingkungan juga mempengaruhi, misalnya tembok dekat dengan area yang memiliki kandungan air cukup banyak seperti taman atau dekat dengan kamar mandi.
Pencegahan  dan Solusi :
  1. Pastikan tembok dalam keadaan benar-benar kering, bila perlu ukur dengan protimeter atau dengan cara konvensional ( menempelkan plastik pada permukaan tembok, dan diamkan kurang lebih 12-24 jam ).
  2. Pada permukaan yang sudah pernah dicat, lakukan pengerokan jika cat lama sudah rusak dan kualitasnya kurang bagus.
  3. Hindari pemakaian plamur atau dempul yang terlalu tebal pada seluruh permukaan.
  4. Gunakan cat dasar yang sesuai dengan jenis cat yang akan digunakan.
Selain hal di atas, perhatikan juga saat proses pembangunan rumah, hindari saat musim hujan, karena tingkat kelembaban cukup tinggi, perhatikan saluran pipa/air dan juga sirkulasi udara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda Cat Dasar dan Plamir

Banyak orang yang masih bingung dan bahkan mengartikan bahwa cat dasar sama dengan plamir. Ada juga yang sering bertanya, sebaiknya pakai cat dasar atau plamir sebelum cat finish. Baik cat dasar maupun plamir memang sama-sama diaplikasikan sebelum cat akhir/finish, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Nah, mari kita simak uraian berikut. Cat Dasar Ada beberapa jenis cat dasar tembok atau cat primer yang beredar di pasaran Indonesia, diantaranya Alkali Resisting Primer ( Undercoat ), Wall Sealer, Waterproofing Sealer & Alkali Killer. Alkali Resisting Primer, cat dasar berbahan emulsi acrylic ini biasa diaplikasikan pada permukaan dinding baru yang sudah kering sempurna. Wall Sealer, berbahan dasar yang sama cat dasar jenis ini diperuntukkan untuk permukaan tembok lama/sudah pernah dicat. Waterproofing Sealer, cat dasar ini bisa diaplikasikan pada permukaan tembok lama maupun baru yang kondisi temboknya lembab. Alkali Killer, berbeda dengan 3 jenis cat dasar seb

Mengenal 6 Macam Material Dinding Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Material Dinding Rumah unsplash.com Dalam sebuah hunian, dinding merupakan satu elemen yang sangat penting. Dilihat dari segi struktur dan konstruksi, dinding dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu dinding partisi/pengisi ( tidak menahan beban) dan dinding struktural (bearing wall). Dinding sendiri dapat dibuat dari berbagai macam material sesuai dengan budget, kebutuhan dan peruntukannya. Berikut beberapa macam material yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan/dinding . 1. Batu Bata Merah google.com Batu bata merah adalah material dinding yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang dalam membangun sebuah rumah. Terbuat dari tanah liat yang dibakar, batu bata merah memiliki daya tahan yang kuat dan harganya pun cukup murah. Kelebihan dari batu bata merah adalah material ini mampu mereduksi panas, tidak terpengaruh terhadap perubahan cuaca ( tahan lama ) dan mudah dalam pemasangannya. Namun kekurangannya dari material ini adalah butuh

Cara Mengatasi Bercak Putih Pada Tembok

Pic : Unsplash Tembok belum lama dicat, tapi sudah muncul bercak-bercak putih, apa penyebabnya? Bercak putih pada tembok yang belum lama dicat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini ; Pengecatan dilakukan pada saat acian yang masih baru dan belum benar-benar kering ( kadar airnya tinggi) Air yang dipakai untuk campuran air dan acian tembok mengandung alkali yang tinggi Tidak menggunakan cat dasar/alkali resisting primer  Terjadi retakan pada plesteran dan acian, sehingga alkali semen terbawa keluar permukaan cat Kualitas cat yang digunakan rendah Nah, berikut cara mengatasinya : Amplas permukaan tembok hingga porous sehingga air yang terjebak di bawah lapisan cat bisa keluar Aplikasikan lapisan anti bocor/waterproofing 1 atau 2 kali lapis, jika kadar air masih tinggi Tunggu hingga lapisan waterproofing benar-benar kering Selanjutnya, aplikasikan cat finish secara bertahap dan biarkan kering Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya lakukan hal berikut sebelum proses pengecatan : Cek kad